Monday, October 10, 2011

Desain Permodelan Grafik di Bidang TI

Desain Permodelan Grafik di Bidang TI
Dibuat oleh:                                                                 
- Dirghayusa Adhimukti (51409211)
- M. Ichsan Adrian               (50409235)
- Ricki Adhistira                  (54409765)
- Ricky Kurniawan               (51409110)
-Yudha Adi Putra                 (51409074)
Kelas: 3IA09



Apa sih desain permodelan grafik itu? Berkaitan dengan apa desain permodelan grafik? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang ada dipikiran kita ketika belajar pertama kali desain permodelan grafik. Boleh dikatakan bahwa desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer dan pendesainannya.

Seberapa penting pemodelan grafis? Berharga untuk digunakan ? mudah untuk digunakan ? apa manfaatnya ? Saat ini, komputer grafis mengahsilkan segala sesuatu yang banyak berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan kita sehari-hari.. Citra komputer grafik dapat ditemukan di televisi, di koran, film dsb. Seperti misalnya dalam laporan cuaca atau dalam semua jenis penyelidikan medis dan prosedur operasi. Grafis yang dibuat dengan baik dapat mepresentasikan hal yang terlihat sulit menjadi suatu hal yang mudah dan dapat dipahami. Grafik juga dapat digunakan dalam media seperti laporan, thesis,serta tugas-tugas makalah. Untuk mendukung perkembangan ini telah banyak perangkat lunak yang diciptakan untuk mendukung kinerja dari komputer grafis atau CG

Desain biasanya diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata. Sementara pengertian Pemodelan adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Sesuai dengan obyek dan basisnya, proses ini secara keseluruhan dikerjakan di komputer. Sedangkan pengertian dari grafik itu sendiri dapat mengacu  pada gambar, garis, lingkaran, lengkungan yang bergabung menjadi satu membentuk sebuah bangun atau pencitraan baik 1, 2,maupun 3 dimensi atau lebih.

Jadi, Desain Permodelan Grafik adalah Proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru berupa seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya yang direkayasa perangkat lunak merupakan suatu hal yang dilakukan di tahapan awal untuk pembuatan,penyimpanan,dan manipulasi model dan citra.

Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang. Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

Ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan bila membangun model obyek, kesemuanya memberi kontribusi pada kualitas hasil akhir. Hal-hal tersebut meliputi metoda untuk mendapatkan atau membuat data yang mendeskripsikan obyek, tujuan dari model, tingkat kerumitan, perhitungan biaya, kesesuaian dan kenyamanan, serta kemudahan manipulasi model. Proses pemodelan 3D membutuhkan perancangan yang dibagi dengan beberapa tahapan untuk pembentukannya. Seperti obyek apa yang ingin dibentuk sebagai obyek dasar, metoda pemodelan obyek 3D, pencahayaan dan animasi gerakan obyek sesuai dengan urutan proses yang akan dilakukan.

a. Motion Capture/Model 2D
Yaitu langkah awal untuk menentukan bentuk model obyek yang akan dibangun dalam bentuk 3D. Dengan basis obyek 2D yang sudah ditentukan sebagai acuan. Pemodelan obyek 3D memiliki corak yang berbeda dalam pengolahannya, corak tersebut penekanannya terletak pada bentuk permukaan obyek.

b. Dasar Metode Modeling 3D
Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Ada jenis metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya menggunakan sedikit polygon, maka object yang didapat akan terbag sejumlah pecahan polygon. Sedangkan Modeling dengan NURBS (Non-Uniform Rational Bezier Spline) merupakan metode paling populer untuk membangun sebuah model organik. Kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.

c. Proses Rendering
Tahap-tahap di atas merupakan urutan yang standar dalam membentuk sebuah obyek untuk pemodelan, dalam hal ini texturing sebenarnya bisa dikerjakan overlap dengan modeling, tergantung dari tingkat kebutuhan. Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output. Dalam standard PAL system, resolusi sebuah render adalah 720 x 576 pixels. Bagian rendering yang sering digunakan:

- Field Rendering
Field rendering sering digunakan untuk mengurangi strobing effect yang disebabkan gerakan cepat dari sebuah obyek dalam rendering video.
- Shader Shader adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses special rendering. Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan sebagainya.

d. Texturing
Proses texturing ini untuk menentukan karakterisik sebuah materi obyek dari segi tekstur. Untuk materi sebuah object bisa digunakan aplikasi properti tertentu seperti reflectivity, transparency, dan refraction. Texture kemudian bisa digunakan untuk meng-create berbagai variasi warna pattern, tingkat kehalusan/kekasaran sebuah lapisan object secara lebih detail.

e. Image dan Display
Merupakan hasil akhir dari keseluruhan proses dari pemodelan. Biasanya obyek pemodelan yang menjadi output adalah berupa gambar untuk kebutuhan koreksi pewarnaan, pencahayaan, atau visual effect yang dimasukkan pada tahap teksturing pemodelan. Output images memiliki Resolusi tinggi berkisar Full 1280/Screen berupa file dengan JPEG,TIFF, dan lain-lain. Dalam tahap display, menampilkan sebuah bacth Render, yaitu pemodelan yang dibangun, dilihat, dijalankan dengan tool animasi. Selanjutnya dianalisa apakah model yang dibangun sudah sesuai tujuan. Output dari Display ini adalah berupa *.Avi, dengan Resolusi maksimal Full 1280/Screen dan file *.JPEG.

Thursday, September 29, 2011

Pengalaman Penerapan Sistem Informasi

hmm....sekedar sharing aja mau bagi-bagi pengalaman tentang sistem informasi yang saya  dapat dari kuliah. saya mencoba membuat program sederhana yang menampilkan sebuah grade nilai. cara kerjanya hanya menginput sebuah nilai yang kemudian ditampilkan nilai dalam huruf A-E, predikat, dan keterangan lulus atau tidak. dalam program ini saya menggunakan VB. bagi pembaca, lumayan buat tambah-tambah ilmu....


Private Sub Command1_Click()
If Val(tx1.Text) < 50 Then
    lb5 = "E"
ElseIf Val(tx1.Text) < 69 Then
    lb5 = "D"
ElseIf Val(tx1.Text) < 80 Then
    lb5 = "C"
ElseIf Val(tx1.Text) < 89 Then
    lb5 = "B"
Else
    lb5 = "A"
End If

If lb5 = "A" Then
    lb6 = "memuaskan"
ElseIf lb5 = "B" Then
    lb6 = "baik"
ElseIf lb5 = "C" Then
    lb6 = "cukup"
Else
    lb6 = "kurang"
End If

If lb6 = "kurang" Then
    lb7 = "tidak lulus"
Else
    lb7 = "lulus"
End If
End Sub


Tuesday, March 29, 2011

script HTML

emm...singkat aja deh (lagi bad mood >.<)
saya mau share beberapa scrip HTML biar blog kalian jadi sedikit lebih keren lah...
oia, buat kalian yang bingung kenapa saya tidak menggunakannya,  karena saya kurang tertarik di blog =D

1. buat nampilin welcome message



<!-- This Script is from www.freecodescript.com, Coded by: Krishna Eydatoula, Mahmood Bina-->

<script language="javascript" type="text/javascript">

alert("Welcome to freecodescript")

</script>


<br><font face="Tahoma"><a target="_blank" href="http://www.freecodescript.com/"><span style="font-size: 8pt; text-decoration: none">Free Code Script</span></a></font>

2. buat ganti warna scroll bar


<!-- This Script is from www.freecodescript.com, Coded by: Krishna Eydatoula, Mahmood Bina-->



<style>
<!--
BODY {SCROLLBAR-FACE-COLOR: #D4D0C8; SCROLLBAR-HIGHLIGHT-COLOR: #999999; SCROLLBAR-SHADOW-COLOR: #999999; SCROLLBAR-3DLIGHT-COLOR: #ffffff; SCROLLBAR-ARROW-COLOR:  #000000; SCROLLBAR-TRACK-COLOR: #E3E3E3; SCROLLBAR-DARKSHADOW-COLOR: #666666; }
-->
</style>


<br><font face="Tahoma"><a target="_blank" href="http://www.freecodescript.com/"><span style="font-size: 8pt; text-decoration: none">Free Code Script</span></a></font>

3. buat bikin semacam luar angkasa di page


<!-- This Script is from www.freecodescript.com, Coded by: Krishna Eydatoula, Mahmood Bina-->


<!--<html>-->
<!--<head>-->
<!--</head>-->
<BODY BGCOLOR="#000000" onLoad="fly()">
<!--<body>-->
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript" link="www.freecodescript.com">
SmallStars = 30;
LargeStars = 10;
SmallYpos = new Array();
SmallXpos = new Array();
LargeYpos = new Array();
LargeXpos = new Array();
Smallspeed= new Array();
Largespeed= new Array();
ns=(document.layers)?1:0;
if (ns) {
for (i = 0; i < SmallStars; i++) {
document.write("<LAYER NAME='sn"+i+"' LEFT=0 TOP=0 BGCOLOR='#FFFFF0' CLIP='0,0,1,1'></LAYER>");
}
for (i = 0; i < LargeStars; i++) {
document.write("<LAYER NAME='ln"+i+"' LEFT=0 TOP=0 BGCOLOR='#FFFFFF' CLIP='0,0,2,2'></LAYER>");
   }
}
else {
document.write('<div style="position:absolute;top:0px;left:0px">');
document.write('<div style="position:relative">');
for (i = 0; i < SmallStars; i++) {
document.write('<div id="si" style="position:absolute;top:0;left:0;width:1px;height:1px;background:#fffff0;font-size:1px"></div>');
}
document.write('</div>');
document.write('</div>');
document.write('<div style="position:absolute;top:0px;left:0px">');
document.write('<div style="position:relative">');
for (i = 0; i < LargeStars; i++) {
document.write('<div id="li" style="position:absolute;top:0;left:0;width:2px;height:2px;background:#ffffff;font-size:2px"></div>');
}
document.write('</div>');
document.write('</div>');
}
WinHeight = (document.layers)?window.innerHeight:window.document.body.clientHeight;
WinWidth = (document.layers)?window.innerWidth:window.document.body.clientWidth;
for (i = 0; i < SmallStars; i++) {
SmallYpos[i] = Math.round(Math.random() * WinHeight);
SmallXpos[i] = Math.round(Math.random() * WinWidth);
Smallspeed[i]= Math.random() * 5 + 1;
}
for (i = 0; i < LargeStars; i++) {
LargeYpos[i] = Math.round(Math.random() * WinHeight);
LargeXpos[i] = Math.round(Math.random() * WinWidth);
Largespeed[i] = Math.random() * 10 + 5;
}
function fly() {
var WinHeight = (document.layers)?window.innerHeight:window.document.body.clientHeight;
var WinWidth = (document.layers)?window.innerWidth:window.document.body.clientWidth;
var hscrll = (document.layers)?window.pageYOffset:document.body.scrollTop;
var wscrll = (document.layers)?window.pageXOffset:document.body.scrollLeft;
for (i = 0; i < LargeStars; i++) {
LargeXpos[i] -= Largespeed[i];
if (LargeXpos[i] < -10) {
LargeXpos[i] = WinWidth;
LargeYpos[i] = Math.round(Math.random() * WinHeight);
Largespeed[i] = Math.random() * 10 + 5;
}
if (ns) {
document.layers['ln'+i].left = LargeXpos[i];
document.layers['ln'+i].top = LargeYpos[i] + hscrll;
}
else {
li[i].style.pixelLeft = LargeXpos[i];
li[i].style.pixelTop = LargeYpos[i] + hscrll;
   }
}
for (i = 0; i < SmallStars; i++) {
SmallXpos[i] -= Smallspeed[i];
if (SmallXpos[i] < -10) {
SmallXpos[i] = WinWidth;
SmallYpos[i] = Math.round(Math.random()*WinHeight);
Smallspeed[i] = Math.random() * 5 + 1;
}
if (ns) {
document.layers['sn'+i].left = SmallXpos[i];
document.layers['sn'+i].top = SmallYpos[i]+hscrll;
}
else {
si[i].style.pixelLeft = SmallXpos[i];
si[i].style.pixelTop = SmallYpos[i]+hscrll;
   }
}
setTimeout('fly()', 10);
}

</script>
<!--</body>-->
<!--</html>-->



<br><font face="Tahoma"><a target="_blank" href="http://www.freecodescript.com/"><span style="font-size: 8pt; text-decoration: none">Free Code Script</span></a></font>

4. buat bikin hujan



<!-- This Script is from www.freecodescript.com, Coded by: Krishna Eydatoula, Mahmood Bina-->

<!--<html>-->
<!--<head>-->
<!--</head>-->
<!--<body>-->
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript" link="www.freecodescript.com">
var no = 50;
var speed = 2;
var ns4up = (document.layers) ? 1 : 0;
var ie4up = (document.all) ? 1 : 0;
var s, x, y, sn, cs;
var a, r, cx, cy;
var i, doc_width = 800, doc_height = 600;
if (ns4up) {
doc_width = self.innerWidth;
doc_height = self.innerHeight;
}
else
if (ie4up) {
doc_width = document.body.clientWidth;
doc_height = document.body.clientHeight;
}
x = new Array();
y = new Array();
r = new Array();
cx = new Array();
cy = new Array();
s = 8;
for (i = 0; i < no; ++ i) {
initRain();
if (ns4up) {
if (i == 0) {
document.write("<layer name=\"dot"+ i +"\" left=\"1\" ");
document.write("top=\"1\" visibility=\"show\"><font color=\"blue\">");
document.write(",</font></layer>");
}
else {
document.write("<layer name=\"dot"+ i +"\" left=\"1\" ");
document.write("top=\"1\" visibility=\"show\"><font color=\"blue\">");
document.write(",</font></layer>");
   }
}
else
if (ie4up) {
if (i == 0) {
document.write("<div id=\"dot"+ i +"\" style=\"POSITION: ");
document.write("absolute; Z-INDEX: "+ i +"; VISIBILITY: ");
document.write("visible; TOP: 15px; LEFT: 15px;\"><font color=\"blue\">");
document.write(",</font></div>");
}
else {
document.write("<div id=\"dot"+ i +"\" style=\"POSITION: ");
document.write("absolute; Z-INDEX: "+ i +"; VISIBILITY: ");
document.write("visible; TOP: 15px; LEFT: 15px;\"><font color=\"blue\">");
document.write(",</font></div>");
      }
   }
}
function initRain() {
a = 6;
r[i] = 1;
sn = Math.sin(a);
cs = Math.cos(a);
cx[i] = Math.random() * doc_width + 1;
cy[i] = Math.random() * doc_height + 1;
x[i] = r[i] * sn + cx[i];
y[i] = cy[i];
}
function makeRain() {
r[i] = 1;
cx[i] = Math.random() * doc_width + 1;
cy[i] = 1;
x[i] = r[i] * sn + cx[i];
y[i] = r[i] * cs + cy[i];
}
function updateRain() {
r[i] += s;
x[i] = r[i] * sn + cx[i];
y[i] = r[i] * cs + cy[i];
}
function raindropNS() {
for (i = 0; i < no; ++ i) {
updateRain();
if ((x[i] <= 1) || (x[i] >= (doc_width - 20)) || (y[i] >= (doc_height - 20))) {
makeRain();
doc_width = self.innerWidth;
doc_height = self.innerHeight;
}
document.layers["dot"+i].top = y[i];
document.layers["dot"+i].left = x[i];
}
setTimeout("raindropNS()", speed);
}
function raindropIE() {
for (i = 0; i < no; ++ i) {
updateRain();
if ((x[i] <= 1) || (x[i] >= (doc_width - 20)) || (y[i] >= (doc_height - 20))) {
makeRain();
doc_width = document.body.clientWidth;
doc_height = document.body.clientHeight;
}
document.all["dot"+i].style.pixelTop = y[i];
document.all["dot"+i].style.pixelLeft = x[i];
}
setTimeout("raindropIE()", speed);
}
if (ns4up) {
raindropNS();
}
else
if (ie4up) {
raindropIE();
}
</script>
<!--</body>-->
<!--</html>-->


<br><font face="Tahoma"><a target="_blank" href="http://www.freecodescript.com/"><span style="font-size: 8pt; text-decoration: none">Free Code Script</span></a></font>

5. buat efek ganti warna background


<!-- This Script is from www.freecodescript.com, Coded by: Krishna Eydatoula, Mahmood Bina-->


// Select fade-effect below:
// Set 1 if the background may fade from dark to medium
// Set 2 if the background may fade from light to medium
// Set 3 if the background may fade from very dark to very light light
// Set 4 if the background may fade from light to very light
// Set 5 if the background may fade from dark to very dark
var fade_effect=3

// What type of gradient should be applied Internet Explorer 5x or higher?
// Set "none" or "horizontal" or "vertical"
var gradient_effect="horizontal"

// Speed higher=slower
var speed=60

///////////////////////////////////////////////////////////////////////////
// CONFIGURATION ENDS HERE
///////////////////////////////////////////////////////////////////////////

var browserinfos=navigator.userAgent
var ie4=document.all&&!document.getElementById
var ie5=document.all&&document.getElementById&&!browserinfos.match(/Opera/)
var ns4=document.layers
var ns6=document.getElementById&&!document.all
var opera=browserinfos.match(/Opera/)
var browserok=ie4||ie5||ns4||ns6||opera

if (fade_effect==1) {
var darkmax=1
var lightmax=127
}
if (fade_effect==2) {
var darkmax=127
var lightmax=254
}
if (fade_effect==3) {
var darkmax=1
var lightmax=254
}
if (fade_effect==4) {
var darkmax=190
var lightmax=254
}
if (fade_effect==5) {
var darkmax=1
var lightmax=80
}
var hexc = new Array('0','1','2','3','4','5','6','7','8','9','A','B','C','D','E','F')

var newred
var newgreen
var newblue
var oldred
var oldgreen
var oldblue

var redcol_1
var redcol_2
var greencol_1
var greencol_2
var bluecol_1
var bluecol_2
var oldcolor
var newcolor
var firsttime=true

var stepred=1
var stepgreen=1
var stepblue=1

function setrandomcolor() {
var range=(lightmax-darkmax)
if (firsttime) {
newred=Math.ceil(range*Math.random())+darkmax
newgreen=Math.ceil(range*Math.random())+darkmax
newblue=Math.ceil(range*Math.random())+darkmax
firsttime=false
}

oldred=Math.ceil(range*Math.random())+darkmax
oldgreen=Math.ceil(range*Math.random())+darkmax
oldblue=Math.ceil(range*Math.random())+darkmax

stepred=newred-oldred
if (oldred>newred) {stepred=1}
else if (oldred<newred) {stepred=-1}
else {stepred=0}

stepgreen=newgreen-oldgreen
if (oldgreen>newgreen) {stepgreen=1}
else if (oldgreen<newgreen) {stepgreen=-1}
else {stepgreen=0}

stepblue=newblue-oldblue
if (oldblue>newblue) {stepblue=1}
else if (oldblue<newblue) {stepblue=-1}
else {stepblue=0}
fadebg()
}

function fadebg() {
if (newred==oldred) {stepred=0}
if (newgreen==oldgreen) {stepgreen=0}
if (newblue==oldblue) {stepblue=0}
newred+=stepred
newgreen+=stepgreen
newblue+=stepblue

if (stepred!=0 || stepgreen!=0 || stepblue!=0) {
       redcol_1 = hexc[Math.floor(newred/16)];
     redcol_2 = hexc[newred%16];
greencol_1 = hexc[Math.floor(newgreen/16)];
       greencol_2 = hexc[newgreen%16];
  bluecol_1 = hexc[Math.floor(newblue/16)];
       bluecol_2 = hexc[newblue%16];
  newcolor="#"+redcol_1+redcol_2+greencol_1+greencol_2+bluecol_1+bluecol_2
if (ie5 && gradient_effect!="none") {
if (gradient_effect=="horizontal") {gradient_effect=1}
if (gradient_effect=="vertical") {gradient_effect=0}
       greencol_1 = hexc[Math.floor(newred/16)];
     greencol_2 = hexc[newred%16];
bluecol_1 = hexc[Math.floor(newgreen/16)];
       bluecol_2 = hexc[newgreen%16];
  redcol_1 = hexc[Math.floor(newblue/16)];
       redcol_2 = hexc[newblue%16];
var newcolorCompl="#"+redcol_1+redcol_2+greencol_1+greencol_2+bluecol_1+bluecol_2
document.body.style.filter=
"progid:DXImageTransform.Microsoft.Gradient(startColorstr="+newcolorCompl+", endColorstr="+newcolor+" GradientType="+gradient_effect+")"
}
else {
  document.bgColor=newcolor
}
var timer=setTimeout("fadebg()",speed);
    }
   else {
   clearTimeout(timer)
newred=oldred
newgreen=oldgreen
newblue=oldblue
oldcolor=newcolor
setrandomcolor()
   }
}

if (browserok) {
window.onload=setrandomcolor
}
</script>

<br><font face="Tahoma"><a target="_blank" href="http://www.freecodescript.com/"><span style="font-size: 8pt; text-decoration: none">Free Code Script</span></a></font>


semoga bermanfaat deh buat kalian yang baca....selamat mencoba =D



sumber : http://www.freecodescript.com/



Wednesday, December 22, 2010

8 langkah mudah membuat browsing Firefox 3 super cepat

8 langkah mudah membuat browsing Firefox 3 super cepat

Caranya hampir sama dengan postingan sebelumnya yang untuk firefox 2
Tapi perlu di ingat bahwa kecepatan browsing sangat tergantung pada kecepatan koneksi internet anda.

Cobalah cara dibawah ini, yang akan mempercepat surfing the Internet from 3 to 30 times faster!
mulailah dengan membuka Firefox web browser, lalu ketikkan [about:config] di address bar dan click enter. (tanda kurungnya jangan ikut di ketikkan/copykan ya.)


Langkah 1:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.http.pipelining]. lalu, double-click pada reference yang ada untuk merubah dari false ke true.

Langkah 2:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.http.pipelining.maxrequests]. lalu, double-click pada reference yang ada untuk merubah angka dari 4 ke angka dari 10 sampai 30. Saya sendiri pilih 20.

Langkah 3:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.http.proxy.pipelining]. lalu, double-click pada reference yang ada untuk merubah dari false ke true.

langkah 4:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.dns.disableIPv6]. lalu, double-click pada reference yang ada untuk merubah dari false ke true.

langkah 5:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [plugin.expose_full_path]. lalu, double-click pada reference yang ada untuk merubah dari false ke true.

langkah 6:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.protocol-handler.external.ms-help]. sekarang anda akan membuat refernce baru dengan nilai Integer. Caranya, Click-kanan mouse pada Reference dan plih "New", lalu "Integer". Pada Integer bar ketikkan/copykan [nglayout.initialpaint.delay] lalu click OK. dan masukkan nilai [0] (Nol) dan click OK.

Langkah 7:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.protocol-handler.external.ms-help]. sekarang anda akan membuat refernce baru dengan nilai Integer. Caranya, Click-kanan mouse pada Reference dan plih "New", lalu "Integer". Pada Integer bar ketikkan/copykan [content.notify.backoffcount] lalu click OK. dan masukkan nilai [5] (Lima) dan click OK.

Langkah 8:
Pada Filter bar ketikkan/copykan [network.protocol-handler.external.ms-help]. sekarang anda akan membuat refernce baru dengan nilai Integer. Caranya, Click-kanan mouse pada Reference dan plih "New", lalu "Integer". Pada Integer bar ketikkan/copykan [ui.submenuDelay] and click OK. lalu click OK. dan masukkan nilai [0] (Nol) dan click OK.

Tutup/matikan Firefok dan restart lagi, dan bandingkan hasilnya.


sumber: http://forum.otomotifnet.com/forum/showthread.php?3923-Kumpulan-Trik-amp-Tips-IT

kelebihan dan kekurangan serta dampak dari deviantart

kita semua tau bahwa deviantart adalah web dengan basis seni, bisa berupa gambar, tema, icon, dan bahkan animasi. kali ini saya membahas tentang kelebihan serta kekurangannya. pertama mengenai kekurangannya terlebih dahulu. saya hampir tidak melihat kekurangan dari new media ini. namun, semua pasti tidak lepas dari kekurangan. banyak hasil karya" yang dimasukkan ke web ini memiliki hak cipta, sehingga tidak dapat diambil atau dimodifikasi dengan seenaknya. menurut saya, seharusnya semua hasil karya yang di dalam web ini di beri hak cipta, karena sekarang web ini sudah menjadi alat perdagangan. jadi sekaligus menguntungkan orang" yang iseng atau memang niat membuat karya di deviantart ini.

sekarang mengenai kelebihannya. sangat banyak kelebihan pada new media ini, misalnya saja tempat menjual hasil karya. selain untuk hobi ato keisengan, kita dapat sekalian mencari untung atau uang dari web ini dengan menjual hasil" karya kita yang diberi hak cipta. lalu dengan karya" kita, dapat membuat diri menjadi lebih di kenal orang banyak, mirip seperti blog...kita dapat mempublikasikan diri agar dikenal orang. lalu kelebihan new media ini, juga dapat menjadi tempat menuangkan hobi dalam hal seni. namun yang paling menonjol adaah penjualan hasil" karya ini, sangat populer saat ini yang berdampak baik bukannya buruk.

Wednesday, November 17, 2010

Komentar Tentang Fasilitas Gunadarma

komentar saya mengenai fasilitas yang disediakan Universitas Gunadarma :

yang paling penting menurut saya adalah sarana wi-fi di kampus, sering sekali tidak mendapatkan sinyal. padahal seharusnya di seluruh area univ bisa terjangkau. menurut saya wi-fi sangat penting karena bisa ada mahasiswa yang ingin mengirit uang bisa internet-an di kampus.
lalu internet lounge, sangat minim yang menggunakan fasilitas tersebut mungkin karena jatah waktu yang diberikan sangat sebentar.
namun ada beberapa fasilitas yang menurut saya sangat bagus misalnya studentsite. fasilitas tersebut dapat mempermudah kita mendapatkan info-info mengenai kampus maupun luar kampus seperti perkerjaan. studentsite juga dapat berkomunikasi dengan dosen-dosen Gunadarma dengan mudah. dengan adanya studentsite pun, dapat melihat IPK kita secara langsung.

Deviantart, salah satu new media populer

► Awal Berdirinnya Deviantart

Deviantart didirikan oleh sekitar bulan Agustus 2000 oleh seseorang yang dikenal dengan nama Jark. Bersama temannya yang bernama Matteo, mereka mengembangkan website ini yang ditujukan untuk para seniman. Di tempat ini, para seniman berkumpul dan menampilkan hasil karya mereka. Setiap orang yang tertarik dengan bidang seni, dapat bergabung dalam komunitas ini secara gratis. Bahkan, para seniman bisa menjual hasil karya mereka di sini. Deviantart layaknya toko seni, tempat memajang karya seni dan menjadi sumber penghasilan bagi para seniman.
Di Deviantart, ada lebih dari seratus juta karya seni. Selain desain grafis, terdapat juga karya seni seperti fotografi, film dan animasi, kartun, komik, manga, dan masih banyak lagi bidang seni lainnya. Jumlah anggota yang telah bergabung di sini sudah lebih dari 12 juta orang. Semua anggota berasal dari ratusan negara yang berbeda. Banyak pula yang berasal dari Indonesia. Sungguh merupakan surganya para seniman.
Selain menjadi tempat pameran seni, dengan bergabung di Deviantart banyak hal positif yang bisa Anda petik. Di sini terdapat banyak para ahli yang akan membimbing kita menjadi seorang seniman profesional. Deviantart juga menyediakan fasilitas berbagai tutorial mulai dari pengenalan Photoshop sampai pada tutorial tentang permodelan 3 Dimensi. Sistem pencarian karya yang ada di sini juga cukup lengkap. Anda bisa mencari seni dari berbagai kategori, berdasarkan seniman, atau kata kunci tertenu.




► Komunitas Deviantart


Sebagai anggota, Anda mempunyai kesempatan untuk mengunggah sebanyak mungkin karya yang Anda miliki. Semuanya bisa Anda lakukan secara gratis. Anda bisa memamerkan berbagai hasil karya Anda. Bahkan Anda juga bisa menggunakan fasilitas slide show untuk menampilkan hasil karya Anda secara interaktif. Demi kemajuan bersama, Anda bisa memberikan kritik dan saran untuk karya sesama anggota. Tentu Anda juga bisa menerima kritik dan saran yang membangun demi kemajuan bersama.
Di Deviantart, Anda bisa membuat profil semenarik mungkin dan memperkenalkan diri pada khalayak ramai. Layaknya Twitter, di Deviantart Anda juga bisa membuat komunitas sendiri. Anda bisa mengajak teman-teman sebagai follower Anda. Anda bisa melihat seberapa populernya Anda di sini.
Tentunya sebagai satu komunitas, komunikasi adalah yang utama. Deviantart menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung komunikasi sesama seniman. Anda bisa memberi komentar atas karya-karya sesama seniman. Anda juga bisa mengirimkan pesan pribadi kepada mereka. Terdapat juga fasilitas chatting yang bisa Anda gunakan untuk memperluas persahabatan. Dan yang paling menarik adalah kontes seni yang sering diadakan dengan hadiah yang beragam.




► Toko Deviantart


Bagian terakhir dan yang paling menarik dari Deviantart adalah adalah toko untuk menjual karya seni. Di toko Deviantart, Anda bisa menjual karya ke seluruh dunia tanpa batas. Sungguh merupakan suatu kesempatan besar yang bisa Anda ambil di sini.